Kunjungan Bapak

Seharian itu saya mengunjungi beberapa tempat yang cukup berjauhan. Kunjungan pertama saya adalah ke daerah Binong untuk mendampingi masyarakat binaan program pemberdayaan masyarakat tempat saya bekerja yang  diundang menjadi narasumber di kegiatan sosialisasi tentang pengolahan sampah di dua desa di kecamatan tersebut. Lalu perjalanan berlanjut menuju kantor saya di daerah Wisma Bukit Indah, Purwakarta dengan sebelumnya harus melewati daerah Pamanukan, Karawang, Cikampek, dan Purwakarta. Sorenya kembali lagi ke Subang. Mantap sekali perjalanan hari itu.

Sesampainya di Subang, saya mendapat kejutan bahagia. Hari itu bapak saya ternyata sedang di Subang. Yes! Rasa lelah pun langsung hilang karena bisa bertemu dengan bapak tercinta. Wilujeng sumping pak! Sugeng rawuh dateng Subang, pak!

Hanya beberapa jam saja saya bertemu dengan bapak. Karena malam itu juga bapak harus pulang kembali ke Purwokerto. Saya mengajak bapak untuk makan malam bersama. Kami membicarakan tentang banyak hal. Dan saya merasa sangat bersyukur hari itu bapak datang ke Subang. Beliau banyak memberikan nasihat dan wejangan yang selalu bisa menetramkan hati saya. Matur nuwun pak.

Saya percaya, kehadiran bapak di Subang bukan suatu kebetulan. Tuhan memberikan saya sebuah petunjuk terhadap apa yang harus saya lakukan melalui kunjungan bapak hari itu. Saya sangat bersyukur. Pas sekali rasanya. Terima kasih Tuhan. Terima kasih bapak. Semoga Tuhan senantiasa memberikan kesehatan, umur panjang, berkat yang melimpah, dan kebahagiaan kepada Bapak, Mama, dan keluarga kami, aamiin.

Love,

Denis

Rambut Baru

 

Ini cerita tentang potongan rambut baru saya. Jadi, ceritanya, dulu terakhir kali saya memiliki potongan rambut pendek adalah ketika saya masih berusia enam tahun. Setelahnya, rambut saya panjang terus sampai pada akhirnya, di tahun ini tepatnya sehari sebelum saya berulang tahun ke-27, saya berani memutuskan untuk memotong pendek rambut saya. Hahaha… langsung semriwing rasanya. Dan pastinya efek bulat dengan pipi nyempluk semakin jelas terlihat di wajah saya, hehehe… Saya tidak peduli. Yang pasti, saya suka, happy, dan pede dengan potongan rambut baru saya ini. Yippiiee…

Anyway, alasan kuat yang pada akhirnya mendorong saya untuk berani memotong pendek rambut saya adalah karena saya risih dengan rambut saya yang sudah mulai panjang, mengganggu, dan bentuknya sudah tidak beraturan lagi. Apalagi didukung dengan cuaca di tempat saya bekerja yang cukup panas, hal itu membuat saya semakin mantap untuk memotong rambut saya ini menjadi pendek. Ya, kerja saya sebagian besar dihabiskan di lapangan dan bukan di kantoran yang ber-AC, jadi banyak bergerak, terpapar sinar matahari, dan bikin rambut cepat lepek.

Alasan lainnya adalah saya ingin belajar lebih berani untuk mengekspresikan diri saya. Selama ini saya terkungkung dengan kekhawatiran kalau berambut pendek, wajah saya akan semakin bulat dan semakin terlihat gendut. Namun kini, saya tidak lagi peduli akan hal itu. Saya tidak peduli orang mau bilang apa. Selagi hal itu baik, tidak merugikan orang lain, dan membuat saya bahagia, saya akan menjalani dan menikmatinya. Yup! Jadilah diri sendiri dan nikmati setiap proses pendewasaannya. Semangat selalu! 🙂

Love,

Denis

Bahagia Itu Sederhana

image

Bahagia itu sederhana. Bahkan hal remeh pun bisa membuat kita bahagia. Untuk bisa merasakan hal itu, kuncinya: Bersyukur.

Bersyukur atas segala nikmat dan anugerah yang diberikan Tuhan kepada kita. Ketika rasa syukur mengiringinya, tentu kita akan merasa bahagia, terlepas dari baik atau buruknya hal itu.

Why? karena saya percaya segala sesuatu yang terjadi itu semua sudah diatur, tidak ada yang kebetulan, dan selalu ada hikmah sekaligus rencana indah di balik setiap peristiwa.

Jadi, apakah hari ini kamu sudah bersyukur? Apakah kamu sudah merasa bahagia?

Well, bahagia itu sederhana loh guys… Nikmati dan syukuri setiap hal yang terjadi. Tak usahlah berpikir terlalu berat dan rumit, karena hidup kita ini sudah berat, hahaha…
So, jangan dibuat susah. Enjoy aja…

Selamat berbahagia!
Selamat menikmati hidup.
Jangan lupa untuk selalu bersyukur 🙂

Salam,

Denis

P.S: Buat yang sedang bahagia karena jatuh cinta, lagu “Bahagia itu Sederhana” (by. Wina Natalia feat. Abdul & The Cofee Theory ) cocok buat kamu dengarkan sembari membaca tulisan ini. 🙂

 

Dear FISIPOL UGM

Screenshot_2015-12-10-20-55-00-2

Fisipol UGM

Ini adalah salah satu alasan utama mengapa saya pada akhirnya memutuskan untuk hijrah ke Jogja delapan tahun yang lalu. Ya, sejak di bangku SMA, saya ingin sekali melanjutkan kuliah di FISIPOL UGM. Dan pada akhirnya cita-cita itu dapat terwujud. Matur nuwun Gusti!

Bagi saya, FISIPOL UGM sangat berkesan di hati. FISIPOL UGM tidak hanya sekedar tempat belajar yang menyenangkan. Namun juga tempat segala mimpi besar saya berawal.

Tempat saya menempa diri sembari berdiskusi seru, bertukar pikiran dengan para profesor jenius, dosen-dosen cerdas nan gaul, teman-teman mahasiswa yang santai namun berpikiran kritis. Di tempat ini pula saya berkesempatan untuk bertemu orang-orang hebat dan menginspirasi yang seringkali wajahnya wara-wiri di televisi.

Saya berproses serta belajar banyak hal di tempat ini. Dan saya mau bilang: “Saya bangga menjadi bagian dari keluarga besar FISIPOL UGM. Matur nuwun FISIPOL UGM.”

 

Salam hormat,

Denis (Alumni Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan FISIPOL UGM)

 

Holong Rohakku Tu Ho

batak2

Seorang kawan asli Batak mengenalkan saya pada lagu daerahnya. Dan, saya langsung jatuh cinta pada orangnya musiknya, hahaha… :p

Saya bukan orang Batak, tapi saya menyukai musik Batak . Walau terkadang saya tidak tahu artinya, namun aransemen musik Batak yang unik dan asyik membuat saya menjadi penasaran untuk belajar bahasa dan budaya Batak.

It’s good isn’t? Melalui musik, saya bisa belajar budaya dan bahasa lain. Ya, belajar budaya dan bahasa bisa dari media apapun, salah satunya melalui musik.

Well, terima kasih kawan sudah mengenalkan saya pada musik, bahasa, dan budaya Batak yang menarik ini. Have a great weekend! 🙂

*PS:

Di bawah ini beberapa lagu berbahasa batak yang saya suka. 🙂

Victor Hutabarat – O Tano Batak

Viky Sianipar – Jamila

Viky Sianipar Ft. Alsant Nababan – Aut Boi Nian

Love,

Denis

 

 

 

Kejutan!

Make a wish.. :)

Make a wish.. 🙂

Setiap orang menyukai kejutan pastinya. Termasuk juga saya.
Dan hari ini saya baru saja mendapatkan kejutan dari teman-teman kontrakan, keluarga tercinta, pak bos dan teman-teman kantor saya.

Jadi ceritanya, hari ini, 20 Agustus 2015, saya berulang tahun ke-26 (sudah tua ya?hehe..) dan mereka mengadakan pesta kejutan untuk saya.
Saya benar-benar terkejut dan terharu!hehe..
Saya tidak menyangka mereka telah mempersiapkan pesta kejutan untuk saya.
Surprise!!!

Bangun tidur dapat surprise dari teman-teman kontrakan :)

Bangun tidur dapat surprise dari teman-teman kontrakan 🙂

Terima kasih Pak Erry, Mas Dukut, dan teman-teman CDO :)

Terima kasih Pak Erry, Mas Dukut, dan teman-teman CDO 🙂

Terima kasih Tuhan. Terima kasih Mama, Bapak, Dera, dan Deta. Terima kasih Pak Bos dan teman-teman di kantor. Semoga segala doa dan harapan baik bagi saya didengar dan dikabulkan oleh Tuhan Sang Pemberi Hidup, aamiin.
Tuhan memberkati kita semua.
I love you all! 🙂

 

Selamat Ulang Tahun Indonesia!

image

Photo taken from google.com

17 Agustus 2015, negara saya tepat merayakan hari jadinya ke-70.
Sudah 70 tahun sejak diproklamirkan kemerdekaan Indonesia oleh Bapak pendiri bangsa ini, Ir. Soekarno dan Moh. Hatta.
Dalam rentang waktu selama itu, banyak peristiwa yg terjadi di Indonesia.
Jika menengok sejarah, pada tahun 1965 terjadi peristiwa berdarah Gerakan pemberontakan 30 September oleh Partai Komunis Indonesia (PKI) atau yang dikenal dengan G 30 S/PKI. Kemudian di tahun 1998 terjadi Kerusuhan 1998 dan membuat Presiden Soeharto mengundurkan diri dari kursi kepresidenan yang sudah dia duduki selama 32 tahun!
Dan masih banyak lagi peristiwa lainnya yang terjadi di negara ini.

Kadang saya berpikir, itulah gunanya belajar sejarah! Ya melalui sejarah kita bisa belajar dari masa lalu serta tidak serta merta melupakan apa yang telah terjadi di masa lampau.
Benar kata Bung Karno, “Jas Merah!” Jangan Pernah Sekali-kali Meninggalkan Sejarah! Apalagi sejarah bangsamu.
Saya dan kamu sebagai pemuda harapan bangsa, sudah saatnya untuk lebih peduli dengan bangsa ini.

Mungkin saat ini saya dan kamu bukanlah siapa-siapa. Bukan seorang artis atau tokoh terkenal di Indonesia. Namun siapapun diri kita, kita tetaplah pemuda Indonesia yang ingin berbuat sesuatu yang positif untuk kemajuan bangsa ini.
Caranya? Ya bisa melalui banyak cara.
Contohnya, mulai dari hal kecil, seperti tidak melupakan sejarah bangsa ini. Simple kan?
Hal sepele yang dianggap remeh, sehingga banyak orang khususnya generasi muda yang melupakan dan meninggalkannya.

Yuk ah, para generasi muda Indonesia, kita bersatu padu untuk membangun bangsa ini dan membawanya ke arah perubahan yang lebih baik. Mulai dari diri kita sendiri lalu menjalar ke lingkungan di sekitar kita. Melalui talenta yang kita miliki yang nantinya bisa menjadi berkat dan inspirasi bagi banyak orang. Tidak mendiamkan sesuatu yang salah,  dan…masih banyak lagi cara untuk terlibat aktif dalam membangun dan memajukan Indonesia.

Semangat! Semangat!
Jangan pernah semangat itu padam.
Teruslah membara dan memberikan yang terbaik untuk bangsa ini.
Dirgahayu Indonesia! Jayalah selalu!
Merdeka!!